Power Supplies

discrete transistor voltage regulation

1. Pendahuluan[Kembali]

power supply adalah sebuah komponen yang digunakan untuk memasok atau menyediakan daya listrik ke sebuah atau lebih perangkat. bagi komputer dan beberapa perangkat elektronik, komponen power supply ini sangat penting dan tidak dapat diremehkan. dapat dipastikan bila komponen ini mengalami permasalahan, maka perangkat tersebut tidak akan mungkin bergungsi secara normal. saat menghidupkan sebuah perangkat semisal komputer, maka seketika itu juga power supply langsung melakukan semacam pemeriksaan serta tes sebelum sistem operasi pada komputer tersebut dijalankan.

jika tes atau pemeriksaan tidak mengalami permasalahan maka power supply melakukan tugas berikutnya yakni mengirim sinyal menuju main boaard bahwa sistem telah siap untuk dioperasikan. setelah itu, power supply akan beralih tugas selanjutnya yakni membagi daya listrik pada setiap komponen yang ada pada komponen tersebut. besar daya yang dibagi disesuaikan dengan keperluan dan kemampuan dari tiap komponen. powerr supply berfungsi mengubah tegangan, mengubah daya dan mengatyr daya bagi tegangan output. 

2. Tujuan[Kembali]

-dapat memahami fungsi dari power supply, terutama pada discrete transistor voltage regulation

-megetahui pengaplikasian dari power supplies

- dapat mengaplikasikan rangkain pada proteus terkait discrete transistor voltage regulation


3. Alat dan Bahan[Kembali]

1. Diode zener


diode zener digunakan pada rangkain ini untuk menjaga agar tegangan output tetap stabil meskipun ada variasi pada tegangan input atau beban. fungsi utama diode zener dalam aplikasi ini adalag untuk memastikan tegangan yang diteruskan tetap konstan pada nilai tertentu

2. Transistor BJT


transistor berfungsi sebagai elemen pengatur yang mengendalikan arus yang mengalir ke beban untuk menjaga tegangan output tetap stabil, meskipun ada perubahan  pada tegangan input atau variasi beban. jadi bisa disimpulkan bahwa transistor disini memiliki fungsi sebagi penguat arus, pengatur tegangan, menjaga tegangan agar tetap stabil, sebagai elemen pengatur arus,dan untuk mengkonversi tegangan input ke tegangan output yang stabil.

3. Resistor


resistor memiliki beberpa fungsi penting dalam mengatur kinerja transistor dan memastikan tegangan output tetap stabil. resistor diitegrasikan dalam berbagai bagian rangkaian untuk mendukung pengaturan bias, kontrol arus, serta stabilisasi tegangan. 

4. Probe tegangan


untuk mengukur tegangan output ataupun tegangan in[ut.

5. probe arus


untuk mengukur berapa arus yang mengalir pada rangkaian.

6. Sumber DC


sebagai sumber tegangan input utama yang akan diatur atau diregulasi oleh rangkaian tersebut. tegangan ini yang akan diubah menjadi tegangan yang lebih stabil dan sesuai dengan kebutuhan beban melalui kerja sama transistor, resistor, dan diode zener.

4. Dasar Teori[Kembali]

Discrete transistor voltage regulation adalah sebuah sistem regulasi tegangan yang menggunakan transistor diskrit (komponen elektronik yang berdiri sendiri) untuk mengatur atau mempertahankan tegangan keluaran yang stabil. sistem ini bekerja dengan cara mengambil tegangan masukan dan memprosesnya melalui transistor dan komponen elektronik lainnya untuk menghasilkan tegangan keluaran yang lebih stabil dan sesuai dengan kebutuhan. jika tegangan output menurun, tegangan basis emitor (BE) transistor meningkat, yang menyebabkan transistor menghantarkan arus lebih banyak. eningkatan hantaran arus ini membantu menstabilkan tegangan keluaran. sebaliknya, jika tegangan output meningkat, tegangan BE transistor menurun, yang menyebabkan transistoor memiliki konduktivitas yang lebih rendah. penurunan konsduksi ini membantu menjaga tegangan output pada level yang stabil. 

Discrete: artinya sistem ini tidak menggunakan IC (Integrated Circuit) atau chip yang telah terintegras, melainkan komponen komponen elektronik yang terpisah seperti transistor, resistor dan kapasitor.

Transistor: adalah kompoen kunci dalam sistem ini. mereka berfungsi sebagai saklar atau penguat yang dapat mengatur aliran arus listrik, sehingga memungkinka untuk mengontrol tegangan keluaran.

Voltage Regulation: adalah proses menjaga tegangan keluaran tetap konstan, meskipun ada fluktuasi pada tegangan masukan atau perubahan pada beban yang terhubung.

rangkaian ini memanfaatka ransistor satu lintasan dalam konfigurasi pengikut emitor, bersama dengan satu dioda zener atau dioda pengatur teganganlain yang digerakkan oleh resistor dari pasokan yang tidak diatur. pengaturan ini menyediakan sistem umpan balik sederhana untuk mepertahankan tegangan zener pada output, dengan pengurangan tegangan yang sama dengan sambungan basis-emitor. 

5. Percobaan[Kembali]



6. Link Download[Kembali]

Download Rangkaian fig 15.14 [KLIK DISINI]

Download Rangkaian fig 15.15 [KLIK DISINI]

Komentar

Postingan Populer